Aug
06
2020
Untitled Document

 
HOME
SIA
PMB
ALUMNI
BUKU TAMU
DIESNATALIS
 

Di Ulang Tahun ke 29 STMIK Wicida Sumbang 20 Kantong Darah Ke PMI Kota Samarinda

2020-07-14 07:38:55

 

STMIK Wicida - Dibuka Ketua STMIK Wicida Dr. H. Nursobah,  Wicida memastikan diri untuk selalu menjadi yang terbaik untuk bangsa.

Pendonor mungkin belum pernah membayangkan sebelumnya bahwa beberapa tetes darah yang di sumbangkan bisa menjadi sangat berarti bagi orang lain. Menurut Palang Merah Indonesia, satu sumbangan darah dapat menyelamatkan sebanyak tiga nyawa dan setidaknya ada satu orang dimana  membutuhkan darah setiap dua detik.

Biasanya sebelum melakukan donor darah, tekanan darah, suhu tubuh, nadi, dan kadar hemoglobin  akan diperiksa. Setelah proses donor darah selesai dilakukan, darah  akan segera dikirim ke laboratorium untuk menjalani 13 tes yang berbeda. Bila di dalam darah ada yang salah, pendonor akan segera diberitahu.

Jadi, dengan kata lain, melakukan donor darah sama seperti mendapat pemeriksaan kesehatan gratis. Pendonor  bisa mengetahui kondosi kesehatannya, bahkan mendeteksi masalah yang dapat mengindikasi kondisi medis tertentu atau faktor risiko untuk penyakit tertentu. Hal ini karena darah yang didonorkan juga akan diuji untuk beberapa penyakit, seperti hepatitis B, hepatitis C, HIV dll.

Wicida. Hari ini melakukan donor darah bersama seluruh Sivitas Akademika, 20  kantong darah disumbangkan di musim covid'19 ke PMI Kota Samarinda.

“Tepat di ultah wicida ke 29, Kampus ungu terus berbakti dan mengabdi untuk bangsa dengan berkontribusi menyiapkan SDM Kalimantan Timur,terima kasih  PMI kota Samarinda dan panitia diesnatalis wicida ke 29.,” tutur Ketua STMIK Wicida.

Manfaat donor darah ternyata tidak hanya menguntungkan bagi si penerima saja, tetapi juga bagi para pendonor.

“Dimasa pendemi covid’19 darah semakin susah untuk didapat dan stok semakin berkurang, lantaran kegiatan di beberapa perguruan tinggi dan perusahaan pada tutup,” kata dr Helda Fitriany Plt Kepala UDD PMI Kota Samarinda

 “Kuliah IT. Wicida aja” kata H.Nursobah (Humas-Pajar Pahrudin)

 

Saran Dan Komentar Anda

' data-width='600' data-num-posts='10'>

 

Copyright © 2008
STMIK WICIDA
All Right Reserved
Untitled Document